Tampilkan postingan dengan label Boleh Tahu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Boleh Tahu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Contoh Bentuk Adaptasi Tingkah Laku Pada Makhluk Hidup

Makhluk hidup melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan di sekitar habitat tempat hidupnya tidak terkecuali manusia. Adaptasi yang dilakukan makhluk hidup bertujuan untuk dapat bertahan hidup dari kondisi lingkungan yang mungkin kurang menguntungkan. Di bawah ini adalah merupakan beberapa bentuk adaptasi tingkah laku (behavioral adaptation) pada binatang / hewan di sekitar kita disertai pengertian dan arti definisi :
1. Mimikri
Mimikri adalah teknik manipulasi warna kulit pada binatang seperti misalnya bunglon yang dapat berubah-ubah sesuai warna benda di sekitarnya agar dapat mengelabuhi binatang predator / pemangsa sehingga sulit mendeteksi keberadaan bunglon untuk dimangsa. Jika bunglon dekat dengan dedaunan hijau maka dia akan berubah warna kulit menjadi hijau, jika dekat batang pohon warna coklat, dia juga ikut ganti warna menjadi coklat, dan lain sebagainya.

2. Hibernasi
Hibernasi adalah teknik bertahan hidup pada lingkungan yang keras dengan cara tidur menonaktifkan dirinya (dorman). Hibernasi bisa berlangsung lama secara berbulan-bulan seperti beruang pada musim dingin. Hibernasi biasanya membutuhkan energi yang sedikit, karena selama masa itu biantang yang berhibernasi akan memiliki suhu tubuh yang rendah, detak jantung yang lambat, pernapasan yang lambat, dan lain-lain. Binatang tersebut akan kembali aktif atau bangun setelah masa sulit terlewati. Contoh hewan yang berhibernasi yaitu seperti ular, ikan, beruang, kura-kura, bengkarung, dan lain-lain.

3. Autotomi
Autotomi adalah teknik bertahan hidup dengan cara mengorbankan salah satu bagian tubuh. Contoh autotomi yaitu pada cicak / cecak yang biasa hidup di dinding rumah, pohon, dll. Cicak jika merasa terancam ia akan tega memutuskan ekornya sendiri untuk kabur dari sergapan musuh. Ekor yang putus akan melakukan gerakan-gerakan yang cukup menarik perhatian sehingga perhatian pemangsa akan fokus ke ekor yang putus, sehingga cicak pun bisa kabur dengan lebih leluasa.

4. Estivasi
Estivasi adalah menonaktivkan diri (dorman) pada saat kondisi lingkungan tidak bersahabat. Bedanya dengan hibernasi adalah di mana pada estivasi dilakukan pada musim panas dengan suhu udara yang panas dan kering. Hewan-hewan seperti kelelawar, tupai, lemur kerdil, dll akan mengestivasi diri di tempat yang aman dan terlindung. Pada tumbuhan estivasi juga dilakukan oleh oleh pohon jati dengna meranggas atau menggugurkan daun.

5. Simbiosis Rayap dan Flagellata
Rayap membutuhkan bantuan makhluk hidup lainnya yaitu flagelata untuk mencerna kayu yang ada di dalam usus rayap. Tanpa flagellata rayap tidak akan mampu mencerna kayu yang masuk ke dalam tubuhnya. Rayap-rayap kecil yang baru menetas mendapatkan flagellata dengan jalan menjilat dubur rayap dewasa. Rayap secara periodik melakukan aktivitas ganti kulit dan meninggalkan bagian usus lama, sehingga rayap akan memakan kulit yang mengelupas untuk memasukkan kembali flagellata ke dalam usus pencernaannya.

6. Pernapasan Ikan Paus
Ikan paus adalah mamalia yang mirip ikan dan hidup di air. Paus memiliki paru-paru yang harus diisi dengan oksigen dari permukaan laut minimal setiap setangah jam sekali. Ikan paus ketika muncuk ke permukaan akan membuang udara kotor lewat hidung mirip seperti air mancur yang berisi karbon dioksida bercampur uap air jenuh yang terkondensasi.

Sabtu, 31 Desember 2011

Tips Menjaga Kesehatan Otak

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. So, hindarilah kebiasaan buruk di bawah kalau ingin otakmu bekerja dengan baik.

1. Tidak mau sarapan
Banyak orang menyepelekan sarapan, padahal tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.

2. Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental.

3. Merokok
Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak kita. Bayangkan, otak kita bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.

5. Polusi udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat.Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak justru mati kelelahan.

7. Menutup kepala ketika sedang tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan  buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar.Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.

9. Kurangnya stimulasi otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak.Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.

10. Jarang bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.

Jumat, 15 Juli 2011

Dinosaurus

Masa Pra Sejarah
Dunia kita ada sejak ratusan juta tahun yang lalu. Para ahli membagi masa jutaan tahun lalu ini menjadi beberapa periode. Setiap periode memiliki ciri yang berbeda, baik itu dari kondisi geografis, keadaan alam hingga iklim bumi. Begitu pula dengan makhluk hidup di permukaan bumi. Setiap periode memiliki jenis makhluk hidup yang berbeda.
Periode Triassic (245 – 202 juta tahun lalu)
Pada masa ini iklim di bumi sangat panas dan kering yang membentuk hamparan pasir batuan. Sedangkan iklim di kutub cenderung sedang dan basah.

Periode Jurassic (200 – 144 juta tahun lalu)
Pada periode ini laut sudah dihuni berbagai jenis ikan dan reptil laut. Sementara itu berbagai jenis reptil raksasa darat sudah berkembang. Iklim pun sudah mulai menghangat.

Periode Cretaceous (144 – 65 juta tahun lalu)
Pada masa ini posisi benua sudah hampir menyerupai keadaan seperti sekarang. Iklim lebih hangat, namun di kutub masih belum ada es secara permanen.

Apa penyebab kepunahan hewan purba?
Banyak teori mengenai kepunahan hewan purba. Salah satu penyebabnya adalah perubahan cuaca yang drastis di permukaan bumi. Perubahan ini diakibatkan oleh hantaman meteorit yang jatuh ke bumi. Ini terjadi sekitar 65 juta tahun lalu.

Nama-Nama Dinosaurus

1. Barapasaurus
Barapasaurus adalah hewan berleher panjang pemakan tumbuhan paling awal. Ia berjalan dengan keempat kakinya. Barapasaurus berarti “big leg lizard” atau “kadal berkaki besar”. Fosil hewan ini ditemukan di India. 
Panjang : 15 m
Tinggi : 6 m
Berat :  9 ton
Hidup : Jurassic (tepatnya 185-170 juta tahun yang lalu)



2. Scutellosaurus
Scutellosaurus termasuk dinosaurus yang memiliki sisik perisai. Sisik-sisik yang sangat keras ini melindunginya dari pemangsa. Hewan herbivora ini berjalan dengan kedua kaki belakangnya. Fosilnya ditemukan di Amerika Serikat.
Panjang : 1,5 m
Tinggi : 30 cm
Berat : 10 kg
Hidup : Jurassic (tepatnya 195 juta tahun yang lalu)



3. Huayangosaurus
Fosil huayangosaurus ditemukan di Cina. Hewan pemakan tumbuhan ini memiliki plat besar di punggungnya hingga ke ekor. Hewan ini memiliki sejumlah persamaan dengan stegosaurus (yang hidup beberapa juta tahun kemudian). Diperkirakan huayangosaurus berevolusi menjadi stegosaurus.
Panjang : 4 m
Tinggi : 1,3 m
Berat : 450 kg
Hidup : Jurassic (tepatnya 165 juta tahun yang lalu)


4. Stenopterygius
Stenopterygius adalah hewan purba yang hidup di laut. Bentuk tubuhnya yang sedemikian rupa membuat ia bisa berenang dengan cepat, sekitar 1 meter per detik. Reptil laut ini hidup dengan memangsa ikan-ikan atau hewan lain yang ada di laut. Anak-anaknya dilahirkan dan dibesarkan di laut.
Panjang : 2 m
Berat : 450 kg
Hidup : Jurassic (tepatnya 160 juta tahun yang lalu)



5. Archeopteryx
Hewan purba ini adalah nenek moyang burung. Ciri khususnya memiliki sayap yang bisa merentang panjang. Tidak diketahui secara pasti apakah burung ini bergerak dengan melompat dari satu dahan pohon ke dahan lainnya, atau terbang bebas seperti burung yang kita lihat sekarang.
Rentang sayap : 53 cm
Hidup : Jurassic (tepatnya 150 juta tahun yang lalu)


6. Liopleurodon
Makhluk ini tinggal di laut. Ia memiliki empat buah sirip yang berfungsi untuk bergerak cepat selama berada di dalam air. Liopleurodon memiliki mulut yang panjangnya bisa mencapai tiga meter untuk menyerang mangsanya. Penciumannya tajam sehingga bisa dengan mudah mengetahui dimana mangsanya berada.
Panjang : 12 – 25 m
Berat : 150 ton
Hidup : Jurassic (tepatnya 160 juta tahun yang lalu)






7. Seismosaurus
Seismosaurus merupakan hewan purba terpanjang yang pernah ditemukan. Ini hanya perkiraan saja berdasarkan fosil yang ditemukan. Seismosaurus memiliki kaki yang pendek namun memiliki leher yang panjang. Ia hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan. Fosil hewan ini ditemukan di Amerika Serikat.
Panjang : 45 m
Tinggi : 13 m
Berat : 100 ton
Hidup : Jurassic (tepatnya 150 juta tahun yang lalu)
 

8. Caudipteryx
Fosil hewan ini ditemukan di Cina. Caudipteryx hidup di hutan yang lebat. Selain sebagai pelindung, wilayah ini juga merupakan tempat untuk menemukan makanan seperti serangga atau tumbuhan. Caudipteryx mirip unggas, memiliki bulu, namun tidak bisa terbang. Ia juga memiliki gigi yang tajam dan mata yang besar.
Panjang : 1 m
Tinggi : kurang dari 1 m
Berat : 6 – 7 kg
Hidup : Cretaceous (tepatnya 140 juta tahun yang lalu)



9. Megalosaurus
Megalosaurus adalah dinosaurus yang pertama kali ditemukan. Rahang yang kuat, serta giginya yang besar dan tajam, mengindikasikan bahwa ia adalah pemakan daging yang ganas. Ketika ditemukan orang mengira megalosaurus berjalan dengan empat kaki. Tetapi penemuan berikutnya menunjukkan bahwa ia berjalan hanya dengan dua kaki saja.
Panjang : 9 m
Tinggi : 3 m
Berat : 1.300 kg
Hidup : Jurassic (tepatnya 170 – 155 juta tahun yang lalu)



10. Metriorhynchus
Ia hidup di laut. Kaki-kakinya berfungsi sebagai sirip yang digunakannya untuk bergerak selama berada di dalam air. Selain sirip, ekornya pun berfungsi menambah kecepatan saat berenang. Metriorhynchus berkerabat dengan buaya yang hidup di darat. Namun kulitnya lebih halus, tidak sekuat kulit buaya.
Panjang : 3 m
Hidup : Jurassic (200 – 144 juta tahun yang lalu)


11. Psephoderma
Hewan ini memiliki semacam tempurung yang sangat keras di badannya. Tempurung ini digunakan untuk melindunginya dari serangan predator. Namun ada yang memperkirakan tempurung itu tercipta untuk memudahkannya bergerak di dalam air. Psephoderma memiliki leher yang pendek dan ekor yang panjang.
Panjang : 2 m
Berat : 1.300 kg
Hidup : Triassic (245 – 202 juta tahun yang lalu)


12. Yangchuanosaurus
Fosil dinosaurus ini ditemukan di Cina. Yangchuanosaurus berarti kadal dari Yangchuan. Mereka berjalan dengan kedua kaki belakangnya yang besar dan berotot. Dinosaurus jenis ini hidup dengan memangsa hewan-hewan lainnya. Ia memiliki cakar yang tajam di kaki dan tangan untuk membunuh dan menyobek mangsanya.
Panjang : 10 m
Hidup : Jurassic (tepatnya 160 – 144 juta tahun yang lalu)



13. Ichthyosaurus
Hewan ini tinggal di laut. Mereka adalah perenang yang sangat hebat. Mereka hidup dengan memangsa hewan-hewan laut yang lebih kecil. Ichthyosaurus memiliki gigi-gigi tajam yang memudahkannya memperoleh mangsa. Karena terlindung oleh tulang keras, diperkirakan mata mereka bisa menahan tekanan air. Ini membuatnya bisa leluasa berburu di wilayah laut yang dalam.
Panjang : 4,5 – 9 m
Berat : 3 ton
Hidup : Jurassic (tepatnya 150 juta tahun yang lalu)


14. Quetzalcoatus
Makhluk purba ini merupakan hewan terbang yang sangat besar. Rentangan sayapnya saja bisa mencapai 15 meter. Nama Quetzalcoatus diambil dari Quezalcoatl, dewa ular naga suku Aztek, Meksiko. Hingga kini belum jelas apa yang dimangsa oleh Quetzalcoatus. Ada yang memperkirakan ia memakan bangkai dinosaurus. Namun ada juga yang menduga ia terbang di atas sungai, danau, atau laut untuk memangsa ikan-ikan yang ada di sana.
Berat : 100 kg
Hidup : Cretaceous (144 – 65 juta tahun yang lalu)